SADAP_Dalam upaya memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan kehidupan antar umat beragama, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong menggelar sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) tentang sosial keagamaan, Senin (24/08/26) di aula KH. Jauhari Zawawi UAS Kencong.
Hal tersebut digelar sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL) pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) XI GP Ansor yang diikuti Dr. H. Asnawan, S.Pd.I, M.S.I, Sekretaris PC GP Ansor Kencong.

Kegiatan yang bertema Moderasi Beragama Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Berlandaskan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa tersebut diikuti oleh enam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor setempat.
Dalam diskusi tersebut para peserta membahas pentingnya moderasi dalam menyikapi perbedaan serta menjaga kerukunan antar umat beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Hasilnya, forum bersepakat untuk membentuk desa binaan berupa Kampung Moderasi Beragama bertempat di Desa Sukoreno, Umbulsari, Jember.
Dalam arahannya, Dr. Asnawan, M,S.I menyampaikan bahwa tema kegiatan ini sangat relevan dengan situasi bangsa yang terus dihadapkan pada tantangan sosial dan perbedaan pandangan.
“Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, tetapi merupakan jalan tengah yang mengedepankan toleransi, saling menghormati, serta menjauhi sikap ekstrem,” tegas pemuda yang juga menjabat Wakil Rektor UAS Kencong tersebut.
Hal Ini lanjut Asnawan, sudah sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar dan ideologi bangsa.
Melalui kegiatan FGD ini, Asnawan sebagai Alumni Pelatihan PKN XI berharap, seluruh elemen masyarakat dapat terus meneguhkan komitmen untuk menjaga kebhinekaan, memperkuat persatuan, dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, hal ini menunjukkan bahwa moderasi beragama adalah fondasi penting dalam membangun kehidupan bangsa yang damai, adil, dan beradab,” pungkasnya. (*)










