Menu ✖

Mode Gelap
Asnawan, Alumni PKN XI PP GP Ansor, Paparkan tentang Pentingnya Moderasi Beragama Ansor Cabang Kencong Launching Kampung Moderasi Beragama Tindak Lanjuti PKN XI, GP Ansor Kencong Fokus Garap Moderasi Beragama di Jember PC GP Ansor Kencong Gelar Pelatihan Literasi Digital dan Santunan Dhuafa Giat PAM NGAJI NGOPI ( Ngaos Perkoro Iman ) Giat PAM Safari Dakwah Syech ANAS JABER

Berita

Ansor Cabang Kencong Launching Kampung Moderasi Beragama

badge-check


					Ansor Cabang Kencong Launching Kampung Moderasi Beragama Perbesar

SADAP_ Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong menggelar kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Desa Sukoreno, Umbulsari, Jember, Sabtu (19/9/26).

Agus Nuryasin, M.Pd., Ketua PC GP Ansor Kencong menyampaikan, acara tersebut digelar sebagai upaya menguatkan nilai toleransi dan kerukunan umat di tengah masyarakat yang majemuk. “Hususnya di Desa Sukoreno, karena di desa ini terdiri dari berbagai macam agama dan keyakinan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut, lanjut Agus, adalah wujud implementasi dari konsep moderasi beragama berbasis lokasi yang digagas oleh Ansor. “Di dalamnya ada rangkaian paparan dan pembahasan isu-isu aktual dan penguatan moderasi,” tambahnya.

Selain apresiasi atas dukungan dan keterlibatan, Agus juga berharap program ini menjadi program berkelanjutan di Desa Sukoreno. “Kampung Moderasi Beragama bukan sekadar simbol kegiatan seremonial, melainkan ruang nyata untuk menumbuhkan harmoni dan kebersamaan di tengah perbedaan,” harapnya.

Agus juga berpandangan, bahwa nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan gotong royong harus terus dirawat agar menjadi budaya bersama.

Sementara itu, Dr. H. ASNAWAN, S.Pd.I, M.S.I., Sekretaris PC GP Ansor Kencong dalam materinya menjelaskan, bahwa agama memiliki peran penting sebagai garda terdepan moderasi. “Kita tidak hanya berdakwah, tetapi juga hadir sebagai penengah, penjaga harmoni, dan pelopor dialog antarumat,” ungkapnya.

Kegiatan berbasis lokasi seperti ini lanjut Asnawan, adalah laboratorium nyata moderasi beragama di tingkat akar rumput. “Sehingga dapat menjadi bahan penelitian bagi para ilmuwan atau akademisi demi lestarinya keberagaman, sekaligus menjadi roul model untuk dikembangkan di tempat lain,” tegasnya.

Asnawan juga berharap melalui kegiatan ini, Ansor Cabang Kencong berkomitmen untuk terus mengarusutamakan moderasi beragama berbasis komunitas dan kearifan lokal, demi terwujudnya kehidupan masyarakat Kabupaten Jember yang damai, toleran, dan harmonis.

Selanjutnya Romo Catur, Penyuluh Agama Katolik menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara tersebut. Catur mengungkapkan, tinggal di desa yang majemuk seperti di Sukoreno itu menyenangkan. Menurutnya di sinilah makna sejati dari sebuah moderasi dijalnkan dan ditegakkan. “Disini kami bisa saling mengenal, menghargai, dan hidup berdampingan dengan damai,” ungkapnya.

Tercatat 120 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut, diantaranya Sudarmi tokoh Agama Hindu; Sunyoto tokoh Sapta Dharma, Romo Catur penyuluh Agama Katolik dan tokoh masyarakat setempat.

Sementara sebagai narasumber, Kabag TU Kemenag Kabupaten Jember, H. Faisol Abrari, M.Pd, Ketua LP2M Kampus UAS Kencong Ibu Wulandari, MH, Camat Umbulsari dan Kades Sukoreno. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Asnawan, Alumni PKN XI PP GP Ansor, Paparkan tentang Pentingnya Moderasi Beragama

20 September 2026 - 03:11 WIB

Tindak Lanjuti PKN XI, GP Ansor Kencong Fokus Garap Moderasi Beragama di Jember

25 Agustus 2026 - 04:50 WIB

Grogi di Awal, Gagah di Ahir: Cerita Anton Pertama Jadi Komandan Upacara

22 Oktober 2025 - 12:53 WIB

Ansor Ancab Kencong, Dampingi Ranting Tanam Pisang Cavendis 

20 Oktober 2025 - 17:55 WIB

Respon Penyiaran Trans 7, Banser Kencong Gelar Apel Siaga

17 Oktober 2025 - 09:21 WIB

Trending di Berita